Masker SNI Masker kain eonmask

Apa itu Masker SNI?!

Jakarta, EONMASK — Masker  SNI ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Keputusan Kepala BSN Nomor No.408/KEP/BSN/9/2020. Salah satu persyaratan mutu pada masker medis juga dilihat dari Bacterial Filtration Efficiency (BFE).

Bacterial Filtration Efficiency (BFE)

BFE adalah efektivitas material masker  dalam mencegah lewatnya bakteri aerosol. Penelitian menyebutkan bahwa transmisi penularan virus Covid 19 melalui udara. Dikutip dari Kompas.com bahwa WHO menyebutkan, penularan melalui udara diartikan sebagai penyebaran infeksi yang disebabkan oleh inti tetesan (aerosol) dan bisa menular ketika melayang di udara dalam jarak serta waktu yang lama.

Salah satu penyebaran dan penularan virus Covid 19 melalui udara, maka diperlukan masker yang memiliki tingkat filtrasi bakteri yang tinggi, sehingga penularannya dapat diminimalisir. Masker harus diuji coba sedemikan rupa, agar mendapatkan nilai BFE yang tinggi atau rendah. Semakin tinggi tingkat BFE-nya, maka semakin baik filtrasi terhadap virus yang dimiliki masker tersebut.

Standar masker yang lolos SNI adalah memiliki ambang batas ≥ 60%. Masker kain Eonmask sudah lolos uji BFE di Bureau Veritas, dengan ambang batas ≥ 98%, sebelum ditetapkan SNI untuk masker. Karenanya, masker kain Eonmask sudah lebih dahulu memiliki kualitas masker kain di atas standar SNI. Dari hasil uji coba tersebut, dapat diartikan bahwa masker kain Eonmask setara dengan masker bedah tipe 2R.

Klasifikasi Masker SNI

Klasifikasi Masker SNI.

Masker SNI memiliki setidaknya 3 jenis golongan/tipe, di antaranya adalah tipe A untuk penggunaan umum, tipe B untuk penggunaan filtrasi bakteri, dan tipe C untuk penggunaan filtrasi partikel.

Klasifikasi di antara ketiga tipe masker SNI di atas, adalah:

Tipe A untuk Pengguna Umum

  1. Minimal dua lapis kain.
  2. Daya tembus udara di 15-65 cm3/cm2/detik.
  3. Kadar formaldehida bebas hingga 75mg/kg.
  4. Daya serap sebesar kurang dari sama dengan 60 detik.
  5. Warna tidak luntur saat dicuci.

Tipe B untuk Penggunaan Filtrasi Bakteri

  1. Minimal dua lapis kain.
  2. Kadar formaldehida bebas sampai 75mg/kg.
  3. Daya serap kurang dari sama dengan 60 detik.
  4. Tahan luntur warna terhadap pencucian.
  5. Lulus uji efisiensi filtrasi bakteri lebih dari sama dengan 60%.
  6. Mengukur mutu masker tekanan diferensial dengan ambang batas kurang dari sama dengan 15%.

Baca: Peraturan Pelaksanaan PSBB di Jakarta

Tipe B untuk Penggunaan Filtrasi Partikel

  1. Minimal dua lapis kain.
  2. Kadar formaldehida bebas hingga 75mg/kg.
  3. Daya serap sebesar kurang dari sama dengan 60 detik.
  4. Tahan luntur warna terhadap pencucian, keringat asam, basa, dan saliva.
  5. Lulus efisiensi filtrasi bakteri lebih dari sama dengan 60%.
  6. Mengukur mutu masker tekanan difernsial dengan ambang batas kurang dari sama dengan 21.

Upayakan menggunakan masker berbahan kain yang memiliki tingkat BFE tinggi agar dapat mencegah terhirupnya virus Covid 19 yang bersifat aerosol, seperti masker kain Eonmask. Dapatkan masker kain Eonmask di sini.

Scroll to top